Langsung ke konten utama

Manusia dan Kebudayaan


MAKALAH
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
Dosen Pengampu: Faqih Munandar



 



Disusun oleh:
Erza Lurien (12519069)
1PA22




UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
2019/2020



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul “Manusia dan Kebudayaan” tepat pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah Ilmu Budaya Dasar ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas–tugas selanjutnya.
Penulis juga memohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan  sehingga membingungkan pembaca dalam mememahami maksud penulis.


Bekasi, 05 November 2019



DAFTAR ISI






BAB I
PENDAHULUAN

1.        Latar Belakang Masalah
Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
Manusia  adalah  makhluk Allah  yang di anugrahi akal, fikiran, dan  fisik untuk menunjang kehidupannya sebagai seorang  insan yang di tunjuk oleh Allah untuk menjadi khalifah di bumi yang  Allah Yang Maha Kuasa ciptakan. Manusia haruslah  mempunyai budaya yang baik untuk menjadikannya seorang manusia yang memiliki derajat tinggi di mata Allah SWT.  Maka manusia harus menjadikan budaya yang baik sebagai bagian dari dirinya tanpa mengabaikan apa yang menjadi kewajiban sebagai makhluk yang berketuhanan.

2.        Rumusan Masalah
Rumusan dari makalah ini adalah:
a.         Apakah pengertian dari manusia?
b.        Apa yang dimaksud budaya?
c.         Bagaimana hubungan manusia dengan budaya?

3.        Tujuan Penulisan
Pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang diberikan oleh Bapak Faqih Munandar. Selain itu, di harapkan makalah ini menjadi tulisan yang bermanfaat dan menjadi referensi bagi semua orang yang membacanya.



BAB II
PEMBAHASAN

1.        Pengertian Manusia menurut Para Ahli
Berikut ini terdapat beberapa pengertian manusia menurut para ahli.
a.         Paula J. C. & Janet W. K. Mendefinisikan Manusia sebagai makhluk yang terbuka, bebas memilih makna di dalam setiap situasi, mengemban tanggung jawab atas setiap keputusan, yang hidup secara berkelanjutan, serta turut menyusun pola hubungan antar sesama dan unggul multidimensional dengan berbagai kemungkinan.
b.        Menurut Kees Bertens manusia adalah setiap makhluk yang terdiri dari dua unsur yang satuannya tidak dapat dinyatakan dalam bentuk apapun.
c.         Upanisads menyatakan bahwa manusia merupakan sebuah kombinasi dari beberapa unsur kehidupan seperti roh (atman), pikiran, jiwa, dan prana (tubuh / fisik).

2.        Hakekat Manusia
a.         Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
b.        Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingankan makhluk lainnya
c.         Makhluk biocultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi
d.        Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

3.        Pengertian Kebudayaan
Secara etimologis kebudayaan berasal dari Bahasa Sansekerta “budhayah”, yaitu bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau akal. Sedangkan ahli antropologi yang memberikan definisi tentang kebudayaan secara sistematis dan ilmiah adalah E.B. Tylor dalam buku yang berjudul “Primitive Culture”, bahwa kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat.

4.        Unsur-Unsur Kebudayaan
Secara umum, unsur-unsur kebudayaan terdiri dari:
a.         Bahasa, merupakan suatu pengucapan yang indah dalam elemen kebudayaan dan sekaligus sebagai alat perantara yang paling utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan. Bentuk bahasa ada dua, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.
b.        Sistem Pengetahuan, berkisar pada pengetahuan tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat-sifat peralatan yang digunakannya. Sistem pengetahuan meliputi flora dan fauna, ruang pengetahuan tentang alam sekitar, waktu, ruang dan bilangan, sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia serta tubuh manusia.
c.         Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial, merupakan sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya.
d.        Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi, teknologi adalah jumlah dari semua teknik yang dimiliki oleh para anggota dalam suatu masyarakat yang meliputi cara bertindak dan berbuat dalam mengelola dan mengumpulkan bahan-bahan mentah.
e.         Sistem Mata Pencaharian Hidup, yaitu segala usaha atau upaya manusia untuk medapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan.
f.         Sistem Religi, bisa diartikan sebagai sebuah sistem yang terpadu antara keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan tidak dapat dijangkau oleh akal dan pikiran.
g.        Kesenian, dapat diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan atau estetika.

5.        Hubungan Manusia dan Kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan oleh manusia.
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis yang berarti saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahapan, yaitu eksternalisasi, obyektivitas, dan internalisasi.



BAB III
PENUTUP

1.        Kesimpulan
Manusia sebagai makhluk hidup yang kompleks memiliki berbagai kemampuan dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya. Kemampuan tersebut mencakup akal, intelegensia, dan intuisi, perasaan dan emosi, kemauan, fantasi, serta perilaku.
Kebudayaan sifatnya dinamis, dimana selalu mengalami perubahan.  Berbagai sebab yang dapat melatarbelakangi terjadinya perubahan kebudayaan diantaranya perubahan lingkungan alam, perubahan karena kontak dengan kelompok lain, atau perubahan karena adanya penemuan, fenomena menarik yang nampaknya semakin tidak dapat kita hindari di era globalisasi dimana saling ketergantungan antar warga dunia semakin besar.

2.        Saran
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan. Saya banyak berharap para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun demi menyempurnakan makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya.



DAFTAR PUSTAKA

https://pengertiandefinisi.com/pengertian-manusia-menurut-para-ahli/
https://sahabatnesia.com/unsur-kebudayaan-universal/
https://rendiez31.blogspot.com/2017/12/makalah-ilmu-budaya-dasar-manusia-dan.html
https://www.academia.edu/28325379/MATERI_ILMU_BUDAYA_DASAR_SEMESTER_1
https://idtesis.com/definisi-manusia/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ilmu Budaya Dasar

MAKALAH   ILMU BUDAYA DASAR Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar Dosen Pengampu: Faqih Munandar Disusun oleh: Erza Lurien (12519069) 1PA22 UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS PSIKOLOGI PSIKOLOGI 2019/2020 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul “Ilmu Budaya Dasar” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah Ilmu Budaya Dasar ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas–tugas selanjutnya. Penulis juga memohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan  sehingga membingungkan pembaca dalam mememahami maksud...

PUISI

KELAM Semua tak lagi sama  Tentang kamu yang tak lagi bisa kurengkuh Tentang lagu-lagu yang tak lagi bisa kita nyanyikan bersama Kota pun seakan mati bersama hilangnya kamu Semua memang salahku Yang tak pernah mampu tuk menahan ego Tidak apa-apa Romansa tak selalu berakhir bahagia Namun bolehkah aku bertanya Masihkah aku berada disana?