METODE ILMIAH
PENGERTIAN METODE ILMIAH
Metode ilmiah adalah metode sains menggunakan langkah-langkah ilmiah dan
rasional untuk mengungkapkan suatu permasalahn yang muncul dalam
pemikiran kita.
LANGKAH - LANGKAH METODE ILMIAH
1. MERUMUSKAN MASALAH
Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah. Masihkah Anda ingat,
apa yang dimaksud dengan ‘masalah’? Dalam kajian ilmiah, ‘masalah’
didefinisikan sebagai sesuatu yang harus diteliti untuk memperoleh
jawaban atas suatu pertanyaan. ‘Masalah’ ini dirumuskan dalam bentuk
pertanyaan ilmiah yang bersifat terbuka yang memungkinkan adanya jawaban
yang beragam. Rumusan pertanyaan ini perlu dicari jawabannya melalui
eksperimen.
Ada 3 Ketentuan dalam merumuskan masalah:
- Pertanyaan harus dinyatakan secara jelas
- Pertanyaan tidak menimbulkan penafsiran ganda
- Rumusan masalah dinyatakan dengan kalimat tanya, yaitu siapa, apa, kapan, dimana, dan bagaimana
2. MENEMUKAN HIPOTESIS
Setelah berhasil merumuskan, Anda dapat mengajukan jawaban sementara
atas pertanyaan tersebut. Jawaban sementara ini disebut hipotesis.
Hipotesis harus logis dan diajukan berdasarkan fakta.
3. MENETAPKAN VARIABEL PENELITIAN
Variabel percobaan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi hasil
penelitian. Ada tiga jenis variabel, yaitu variabel bebas, variabel
terikat / bergantung dan variabel tetap.
- Variabel bebas : Variabel yang sengaja diubah-ubah untuk dilihat pengaruhnya terhadap hasil percobaan.
- Variabel terikat : Variabel yang diukur atau diamati sebagai hasil percobaan.
- Variabel tetap : Variabel yang tidak diubah.
4. MENGUMPULKAN DATA
Setiap gejala yang terjadi dalam percobaan harus Anda catat saat itu
juga. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh data yang lebih akurat.
Selanjutnya, Anda perlu mengorganisasi untuk memudahkan Anda
menganalisis dan mengumpulkan hasil percobaan. Oleh karena itu, Anda
perlu menyiapka tabel data pengamatan sebelum melakukan percobaan.
5. MENGOLAH DAN MENGANALISIS DATA
Tabel dan grafik merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk menyusun
dan menganalisis data. Tabel dan grafik ini menampilkan bagaimana
variabel terikat berubah sebagaai respon terhadap perubahan variabel
bebas. Analisis data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program
komputer untuk pengolahan data.
6. MEMBUAT KESIMPULAN
Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau kecenderungan. Pola
ini dapat Anda jadikan landasan untuk menarik suatu kesimpulan.
Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang merangkum apa yang sudah
dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan,
Anda harus memutuskan apakah data yang dikumpulkan mendukung hipotesis
atau tidak. Anda harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum
dapat menarik suatu kesimpulan.
7. MENGKOMUNIKASIKAN HASIL PENELITIAN
Mengapa Anda harus mengkomunikasikan penelitian? Sosialisasi hasil
penelitian penting dilakukan agar hasil penelitian Anda diketahui pihak
lain. Bagaimanakah cara mengkomunikasikan suatu hasil penelitian? Suatu
hasil penelitian dapat dikomunikasikan melalui dua cara, yaitu tertulis
dan lisan.
Contoh Metode Ilmiah
“Pengaruh Kinerja Lingkungan dan Kinerja
Komite Audit Terhadap Kinerja Ekonomi Perusahaan”
1.
MERUMUSKAN MASALAH
a.
Apakah
kinerja lingkungan berpengaruh terhadap kinerja ekonomi perusahaan?
b.
Apakah
kinerja komite audit berpengaruh terhadap kinerja ekonomi perusahaan?
2.
MENEMUKAN HIPOTESIS
Pada teori
legitimasi disebutkan bahwa legitimasi adalah faktor yang strategis untuk
membangun strategi perusahaan terutama untuk memposisikan perusahaan dengan
lingkungan sosial (masyarakat). Perusahaan mencoba merespon masyarakat dengan
memberikan kinerja lingkungannya. Dengan kinerja lingkungan yang baik,
perusahaan secara tidak langsung menjaga kelangsungan di masa mendatang. Hal
tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu pencegahan untuk mengurangi biaya
lingkungan di masa mendatang yang nantinya dapat berdampak positif pada kinerja
ekonomi perusahaan. Berdasarkan uraian di atas, maka hipotesis yang dirumuskan adalah:
H1: Kinerja
lingkungan berpengaruh terhadap kinerja ekonomi perusahaan
Komite audit
bertanggung jawab untuk mengawasi laporan keuangan, mengawasi audit eksternal
dan mengamati sistem pengendalian internal. Komite audit dapat mengurangi sifat
oppotunistik manajemen yang melakukan manajemen laba dengan cara mengawasi
laporan keuangan dan melakukan pengawasan pada audit eksternal. Integritas dan
kredibilitas komite audit dalam pelaporan keuangan yaitu dengan melakukan
pengawasan dalam proses pelaporan keuangan.
H2: Kinerja
komite audit berpengaruh terhadap kinerja ekonomi perusahaan
3.
MENETAPKAN VARIABEL PENELITIAN
Variabel-variabel yang terdapat dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
a. Variabel Terikat: kinerja ekonomi
perusahaan
b. Variabel Bebas: kinerja lingkungan dan
kinerja komite audit perusahaan
4.
MENGUMPULKAN DATA
Dalam penelitian
ini data yang digunakan merupakan data sekunder. Data sekunder
diperoleh dari laporan PROPER yang sudah diterbitkan oleh Kementerian
Lingkungan Hidup (KLH) guna mengetahui peringkat perusahaan. Laporan keuangan perusahaan diambil dari laman http://www.idx.co.id dan
pada website perusahaan yang diteliti untuk mengetahui publikasi laporan
tahunan perusahaan tersebut.
5.
MENGOLAH DAN MENGANALISIS DATA
Data diolah
menggunakan software SPSS dan dianalisis dengan analisis linear
berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik t. Hasilnya adalah:
a.
Pengujian
kinerja lingkungan menunjukkan hasil sebesar
-2,384 (bertanda negatif) dengan koefisiensi sebesar 0,021 < 0,05. Hal
tersebut berarti kinerja lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja
ekonomi perusahaan. Bila dianalisis lebih
lanjut, penilaian PROPER oleh kementerian lingkungan hidup secara tidak
langsung ikut dalam mendorong kinerja ekonomi perusahaan. Perusahaan yang
mengikuti PROPER, berarti meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dalam
mengambil sikap investasi sehingga mendorong kinerja ekonomi yang baik bagi
perusahaan
b.
Pengujian kinerja audit sebesar
-2,429 (negatif) dengan nilai signifikansi 0,019 < 0,05. Hasil pengujian
tersebut menunjukkan bahwa kinerja komite audit berpengaruh signifikan terhadap
kinerja ekonomi perusahaan. Bila dianalisis lebih
lanjut, adanya komite audit yang berkompeten yang bertanggung jawab untuk
mengawasi laporan keuangan, mengawasi audit eksternal dan mengamati sistem
pengendalian internal dalam perusahaan mampu membuat para pemangku kepentingan dalam mempertimbangkan
investasinya, sehingga hal tersebut mampu berdampak pada kinerja ekonomi
perusahaan yang lebih baik lagi.
6.
MEMBUAT KESIMPULAN
Setelah dilakukan pengamatan dan pengujian terhadap penelitian
yang berjudul “Pengaruh Kinerja Lingkungan Dan Kinerja Komite Audit Terhadap
Kinerja Ekonomi Perusahaan” ini, dapat disimpulkan sebagai berikut:
a.
Kinerja
lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja ekonomi perusahaan.
b.
kinerja komite audit berpengaruh
signifikan terhadap kinerja ekonomi perusahaan.
7.
MENGOMUNIKASIKAN HASIL PENELITIAN
Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengaruh kinerja lingkungan dan kinerja komite audit
terhadap kinerja ekonomi perusahaan. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah
bukti empiris mengenai pengaruh kinerja lingkungan dan kinerja komite audit
terhadap kinerja ekonomi perusahaan, serta untuk memperkaya literatur
penelitian. Penelitian ini dikomunikasikan secara tertulis melalui Jurnal of
Islamic Accounting and Tax tahun 2018, Volume 1, Halaman 49-63
Sumber :
https://m.utakatikotak.com/kongkow/detail/10574/METODE-ILMIAH-PENGERTIAN-DAN-LANGKAH-LANGKAHNYA
http://journal.umg.ac.id/index.php/tiaa/article/view/448
https://m.utakatikotak.com/kongkow/detail/10574/METODE-ILMIAH-PENGERTIAN-DAN-LANGKAH-LANGKAHNYA
http://journal.umg.ac.id/index.php/tiaa/article/view/448
Komentar
Posting Komentar