MAKALAH
MANUSIA DAN KEINDAHAN
Disusun untuk
memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
Dosen Pengampu:
Faqih Munandar
Disusun oleh:
Erza Lurien
(12519069)
1PA22
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS
PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
2019/2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, penyusun bisa menyusun dan menyajikan
makalah budaya dasar ini yang berisi tentang Manusia dan Keindahan. Tak lupa
penulis mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan
dorongan dan motivasi. sehingga makalah The Humanities ini dapat tersusun
dengan baik.Makalah ini di buat sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas
Mata Kuliah ilmu budaya dasar (IBD).
Penulis
menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini masih terdapat
banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini
dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas –tugas
selanjutnya.
Penulis
juga memohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini
terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan sehingga membingungkan
pembaca dalam mememahami maksud penulis.
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang
2. Rumusan
Masalah
3. Tujuan
Makalah
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian
Manusia dan Keindahan
2. Nilai
yang penting dalam Keindahan
3. Hubungan Manusia dan Keindahan
4. Alasan Manusia
Menciptakan Keindahan
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Setiap
manusia mempunyai sifat keindahan yang berbeda-beda dengan sesamanya. Karena
itu merupakan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap umatnya untuk
merasakan apa aja yang ada di alam ini.
Ditinjau
dari segi bahasa,Keindahan berasal dari kata Indah, diartikan sebagai keadaan
yang enak dipandang, cantik, nyaman, bagus benar atau elok. Keindahan identik
dengan kebenaran. Keindahan dalam arti estetika murni menyangkut
pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang
diserapnya. Keindahan dalam arti terbatas mempunyai arti yang lebih disempitkan
sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan Indera
Penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna.
Nilai
Estetik menurut Teori The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian
keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral,
nilai ekonomi, nilai Pendidikan, dan sebagainya. Renungan berasal dari
kata renung, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau
memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil
merenung. Keserasian berasal dari kata serasi; serasi dari kata dasar
Rasi artinya cocok, sesuai, atau kena benar . Kata cocok, sesuai atau
kena benar mengandung unsur pengertian perpaduan, ukuran dan
seimbang. Kehalusan berasal dari kata Halus artinya tidak kasar
(perbuatan) lembut, sopan, baik (budi bahasa), beradab. Kehalusan berarti
sifat-sifat yang halus, kesopanan dan atau keadaban.
2. Rumusan Masalah
a. Apa yang dimaksud dengan manusia dan keindahan?
b. Apa saja nilai penting dalam keindahan?
c. Bagaimana hubungan manusia dan keindahan?
d. Apa alasan manusia menciptakan keindahan?
3. Tujuan Makalah
Tujuan dari pembahasan materi ini adalah untuk mengetahui sejauh
mana hubungan dan keterkaitan antara manusia dan keindahan. Mulai dari
pengertian masing-masing dan hubungan keduanya.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Manusia dan Keindahan
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna
dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena manusia mempunyai akal dan pikiran
untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan
perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang
baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Selain itu dapat
diartikan manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan
makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu
bantuan dari orang lain. Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi
sekaligus makhluk sosial.
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata
keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok,
molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan identik
dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun
kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya
tidak indah.
2. Nilai yang penting dalam Keindahan
a.
Nilai
ekstrinsik
Yakni nilai yang sifatnya sebagai alat atau membantu untuk sesuatu
hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
b.
Nilai
intrinsik
Yakni sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan
tujuan dari sifat baik tersebut. Contohnya pesan yang akan disampaikan dalam
suatu tarian.
3.
Hubungan Manusia dan Keindahan
Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga kia perlu
melestarikan bentuk dari keindahan yang telah dituangkan dalam berbagai bentuk
kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya dapat
menjadi bagian dari suatu kebudayaan yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan
terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas
keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi,
sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan
merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan
manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sesuatu yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep dalam seni. Dalam seni, seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.
Manusia yang menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan. Pengalaman keindahan biasanya bersifat terlihat (visual) atau terdengar (auditory) walaupun tidak terbatas pada dua bidang tersebut.
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sesuatu yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep dalam seni. Dalam seni, seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.
Manusia yang menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan. Pengalaman keindahan biasanya bersifat terlihat (visual) atau terdengar (auditory) walaupun tidak terbatas pada dua bidang tersebut.
4. Alasan Manusia Menciptakan Keindahan
Ada beberapa alasan mengapa manusia
menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1) Tata nilai yang telah usang
2) Kemerosotan Zaman
3) Penderitaan Manusia
4) Keagungan Tuhan
1) Tata nilai yang telah usang
2) Kemerosotan Zaman
3) Penderitaan Manusia
4) Keagungan Tuhan
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Keindahan pada dasarnya adalah alamiah. Keindahan adalah ciptaan
Tuhan. Keindahan menyangkut kualitas hakiki dari segala benda yang mengandung
kesatuan, keselarasan, kesetangkupan, keindahan dan pertentangan. Keindahan adalah
kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Oleh sebab itu manusia diharapkan
mampu menjaga keindahan yang dimilikinya, yang ada pada dirinya agar senantiasa
keindahan tersebut dapat berguna bagi orang lain.
2. Saran
Dengan diselesaikannya makalah ini penulis berharap makalah ini
dapat menambah wawasan dan pengetahuan pembaca. Penulis juga mengharapkan
kritik dan saran guna untuk peningkatan kualitas dalam penulisan makalah ini.
Komentar
Posting Komentar