MAKALAH
MANUSIA DAN PENDERITAAN
Disusun untuk
memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
Dosen Pengampu:
Faqih Munandar
Disusun oleh:
Erza Lurien
(12519069)
1PA22
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS
PSIKOLOGI
PSIKOLOGI
2019/2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas
mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul “Manusia dan Penderitaan” tepat
pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah Ilmu Budaya
Dasar ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna
menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun
makalah-makalah atau tugas–tugas selanjutnya.
Penulis juga memohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu
Budaya Dasar ini terdapat kesalahan pengetikan dan
kekeliruan sehingga membingungkan pembaca dalam mememahami maksud
penulis.
Bekasi, 02 Desember 2019
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
B. Rumusan
Masalah
C. Tujuan
Makalah
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Penderitaan
Hubungan Manusia dengan Penderitaan
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setiap manusia
yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan. Baik itu ringan atau berat.
Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki caranya sendiri untuk
mengukursebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun tidak selalu menderita,
sedih, ataupun susah.Terkadang saat manusia terlalu terbuai dengan kesenangan
duniawi manusia akan melupakan batasan-batasan yang ada sehingga tuhan akan memberikan
cobaan untuknya yang membuatnya menderita.
Penderitaan
selalu datang tak terduga, manusia takkan pernah tau kapan, jam berapa,
menit keberapa, dan detik keberapa penderitaan akan datang menghampiri
hidupnya. Manusia hanya perlu menjalani hidupnya dengan sebaik baiknya dengan
aturan yang berlaku dan sesuai kepercayaan yang ia anut.
B. Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian dari
penderitaan?
2.
Apa hubungan manusia
dengan penderitaan?
3.
Bagaimana cara
manusia menghadapi penderitaan?
4.
Apa saja sebab
terjadi penderitaan?
5.
Apa pengaruh dari
penderitaan?
C. Tujuan Makalah
1. Untuk
mengetahui pengertian penderitaan
2. Untuk
mnegetahui hubungan manusia dengan penderitaan
3. Untuk
mengetahui bagaimana cara manusia menghadapi
penderitaan
4. Untuk
mengetahui apa saja sebab terjadi penderitaan
5. Untuk
mengetahui pengaruh dari penderitaan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Penderitaan
Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak
menyenangkan yang dapat dirasakan oleh manusia. Setiap manusia pasti pernah
mengalami penderitaan baik secara fisik maupun batin. Penderitaan juga termasuk
realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat,
ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga
menentukan berat tidaknya suatu intensitas penderitaan.
Suatu peristiwa yang dianggap
penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan suatu penderitaan bagi orang
lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi
seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Memang harus diakui, di antara kita
dan dalam masyarakat masih terdapat banyak orang yang sungguh-sungguh
berkehendak baik, yaitu manusia yang merasa prihatin atas aneka tindakan kejam
yang ditujukan kepada sesama manusia yang tidak saja prihatin, melainkan
berperan serta mengurangi penderitaan sesamanya, bahkan juga berusaha untuk
mencegah penderitaan atau paling tidak menguranginya, serta manusia yang
berusaha keras tanpa pamrih untuk melindungi, memelihara dan mengembangkan
lingkungan alam ciptaan secara berkelanjutan. Ada keinginan alamiah manusia
untuk menghindari penderitaan. Tetapi justru penderitaan itu merupakan bagian
yang terkandung dalam kemanusiaannya.
B. Hubungan Manusia dengan Penderitaan
Mahluk bernyawa
memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami
mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan
bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan
penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan
mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah
melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di
penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di
akhirat.
C. Cara Manusia Menghadapi Penderitaan
Penderitaan bisa kita atasi dengan cara :
- memulai sesuatu hal dengan hal yang baik, dengan cara ini penderitaan bisa kita hindari karena dengan berbuat baik nasib kita bisa berubah sesuai dengan perbuatan yang telah kita lakukan.
- lebih mendekatkan diri pada Tuhan, dengan cara ini apa yang kita perbuat akan sesuai dengan jalan dan seturut dengan perintahNya. Penderitaan kita bisa berkurang jika selalu mendekatkan diri pada yang kuasa.
- jalani hidup dengan optimis, dengan cara ini penderitaan dalam hidup kita akan segera berlalu karena adanya suatu motivasi dalam diri untuk mengakhiri segala penderitaan yang telah terjadi dalam hidup ini.
D. Sebab Terjadinya Penderitaan
a.
Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia
karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan
hubungan manusia dengan alam sekitar.
b.
Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan juga dapat terjadi karena
penyakit, siksaan / azab Tuhan. Kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan
usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
E. Pengaruh dari Penderitaan
a.
Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam-macam
sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya
penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh
diri.
b.
Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif
dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup,
bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan
membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi
diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri
kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Pada hakekatnya penderitaan dan manusia itu berdampingan bahkan
penderitaan itu selalu ada pada setiap manusia karena penderitaan merupakain
rangkaian dari kehidupan. Setiap orang pasti pernah mengalami penderitaan.
Penderitaan itu dapat teratasi tergantung bagaiaman seseorang menyikapi
penderitaan tersebut. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari
penderitaan. Tidak semua penderitaan yang dialami oleh seseorang membawa
pengaruh buruk bagi orang yang mengalaminya. Melainkan dengan penderitaan kita
dapat mengetahui kesalahan apa yang telah kita perbuat atau sebagai media untuk
menginstropeksi diri. Karena penderitaan tidak akan muncul jika tidak ada
penyebabnya. Agar manusia tidak mengalami penderitaan yang berat untuk itu
manusia harus bisa menjaga sikap dan perilaku baik kepada sesama manusia, alam
sekitar, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Saran
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi
pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan
kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan. Saya banyak berharap para pembaca
yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun demi menyempurnakan
makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya.
DAFTAR PUSTAKA
https://luphmama.wordpress.com/2011/05/29/bab-3-manusia-dan-penderitaan/
http://myfatihurrizqi.blogspot.com/2016/04/makalah-manusia-penderitaan.html
https://sisysp29.blogspot.com/2016/11/hubungan-manusia-dengan-penderitaan.html
https://yogiearieffadillah.wordpress.com/2013/05/25/manusia-dan-penderitaan-3/
https://zulrahman.wixsite.com/home/single-post/2016/11/14/Tugas-Makalah-Manusia-dan-Penderitaan
Komentar
Posting Komentar